Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa proposal terbaru yang diajukan Iran untuk mengakhiri konflik dinilai tidak dapat diterima. Pernyataan tersebut disampaikan Trump pada Minggu (3/5/2026), di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung antara kedua negara.
Trump mengungkapkan bahwa dirinya telah mempelajari secara menyeluruh isi proposal tersebut sebelum mengambil sikap tegas. โItu tidak dapat diterima bagi saya. Saya telah mempelajarinya, saya telah mempelajari semuanyaโitu tidak dapat diterima,โ ujar Trump dalam wawancara dengan media Israel, Kan News.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, di balik penolakan tersebut, komunikasi antara Washington dan Teheran disebut masih terus berjalan. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, mengonfirmasi bahwa kedua pihak tetap menjalin dialog. โKami masih dalam pembicaraan,โ kata Witkoff kepada CNN saat dimintai perkembangan terbaru.
Sebelumnya, Trump juga sempat menyampaikan skeptisisme terhadap rencana Iran melalui unggahan di platform media sosial miliknya, Truth Social. Ia menilai Iran belum โmembayar harga yang cukup besarโ atas tindakan yang menurutnya berdampak luas terhadap kemanusiaan dan dunia selama puluhan tahun terakhir.
Di sisi lain, kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa Teheran telah mengajukan tanggapan berisi 14 poin terhadap proposal dari pihak AS. Dokumen tersebut disampaikan melalui perantara Pakistan. Iran juga mengonfirmasi telah menerima balasan dari Amerika Serikat dan saat ini tengah meninjau isi respons tersebut.
Konflik antara kedua negara sebelumnya sempat mereda setelah gencatan senjata yang dimediasi Pakistan berlaku pada awal April dan kemudian diperpanjang tanpa batas waktu. Namun, upaya mencapai kesepakatan damai secara permanen masih menemui jalan buntu.
Perundingan damai terakhir digelar di Islamabad pada bulan lalu, tetapi belum menghasilkan kesepakatan. Rencana untuk menggelar putaran lanjutan pun belum terealisasi. Trump menyebut bahwa proses komunikasi kini lebih banyak dilakukan secara jarak jauh. โKami tidak lagi terbang 18 jam setiap kali ingin melihat sebuah dokumen. Kami melakukannya melalui telepon,โ ujarnya.
Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun ketegangan masih tinggi, jalur diplomasi tetap terbuka, dengan kedua pihak terus mempertimbangkan opsi menuju penyelesaian konflik.
Sumber : https://aa.com.tr/en/americas/us-in-conversation-with-iran-envoy-says-as-trump-calls-tehran-s-plan-unacceptable/3925838