Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ads

Sekjen PBB: Penolakan Israel Terhadap Pembentukan Negara Palestina Merdeka Tidak Dapat Diterima

Sekjen PBB Antonio Guterres berbicara di KTT ke-19 GNB di Kampala, Uganda, 20 Januari 2024. (LUIS TATO / AFP)

Moslemtoday.com : 
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan hak rakyat Palestina untuk membangun negara mereka sendiri “harus diakui oleh semua orang. Hal itu diungkapkan Guterres menanggapi penolakan Israel terhadap pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka sebagai solusi dua negara atas konflik berkepanjangan antara Israel-Palestina.

“Penolakan untuk menerima solusi dua negara bagi Israel dan orang-orang Palestina, dan penolakan terhadap hak kenegaraan bagi rakyat Palestina, tidak dapat diterima,” ujar pemimpin PBB tersebut di acara KTT Gerakan Non-Blok di Uganda pada hari Sabtu, 20 Januari 2024.

Sikap seperti ini “akan memperpanjang konflik yang telah menjadi ancaman besar terhadap perdamaian dan keamanan global tanpa batas waktu; memperburuk polarisasi; dan menguatkan ekstremis di mana pun,” ujar Guterres

“Hak rakyat Palestina untuk membangun negaranya sendiri harus diakui oleh semua orang,” tegas Guterrers. Guterres menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza.

Dalam komunike KTT terakhirnya, Gerakan Non-Blok pada hari Sabtu “mengecam keras agresi militer ilegal Israel terhadap Jalur Gaza. Para pemimpin yang berkumpul di Kampala juga menyerukan “kemerdekaan dan kedaulatan Negara Palestina, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, untuk mencapai solusi dua negara.”

Gerakan Non-Blok adalah forum yang terdiri dari 120 negara yang tidak secara formal beraliansi dengan blok kekuatan besar mana pun. Anggotanya termasuk India, Iran, Irak dan Afrika Selatan.

Sumber : Arabnews | Weblink : https://www.arabnews.com/node/2445156/world

Editor : Hermanto Deli | Indonesian Islamic News Agency (IINA)

Post a Comment

0 Comments
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Mari bergabung bersama WA Grup dan Channel Telegram Moslemtoday.com, Klik : WA Grup & Telegram Channel
Copyright © 2024 - Moslemtoday.com | All Right Reserved