Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Kabar duka datang dari keluarga besar Ponpes Al Furqon Al Islami Gresik. Pendiri Pondok, Al Ustadz Aunur Rofiq Gufron, meninggal dunia pada Jumat, 21 Dzulqoโdah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 8 Mei 2026. Kabar duka tersebut disampaikan melalui poster resmi keluarga besar pondok pesantren yang tersebar di berbagai media sosial dan grup dakwah.
Keluarga Besar Ponpes Al Furqon Al Islami, berberda sungkawa dan berduka cita atas wafatnya orang tua & guru kita: Al-Ustadz Aunur Rofiq Bin Gufron, Pendakwah Islam, Muassis Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami Gresik, Jumโat 21 Dzulqoโdah 1447 H / 8 Mei 2026 M, Semoga Allah ๏ทป menerima amal kebaikan dan mengampuni kesalahan beliau, serta memberikan tempat terbaik di surga-Nya, amin
Almarhum dikenal sebagai pendakwah Islam yang konsisten menyebarkan dakwah tauhid dan manhaj salaf di berbagai daerah di Indonesia. Semasa hidupnya, beliau menjadi salah satu tokoh penting dalam pengembangan pendidikan Islam berbasis aqidah dan bahasa Arab, khususnya di wilayah Gresik dan sekitarnya.
Ustadz Aunur Rofiq lahir di Gresik pada 1 September 1956. Beliau menempuh pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah Sidayu dan melanjutkan studi di PGA Muhammadiyah Sidayu. Setelah itu, beliau meneruskan pendidikan di PGA Muhammadiyah Karang Asem Paciran Lamongan di bawah kepemimpinan KH Abdur Rahman Syamsuri.
Perjalanan intelektualnya berlanjut hingga ke Arab Saudi dengan menempuh studi di Universitas Imam Ibnu Suโud pada jurusan Ushuluddin dan lulus pada tahun 1982. Pengalaman menuntut ilmu di negeri tersebut menjadi bekal penting dalam perjuangan dakwahnya sepulang ke tanah air.
Sebelum mendirikan pesantren di kampung halamannya, almarhum sempat diutus oleh Dewan Dakwah Indonesia untuk berdakwah di Pontianak selama dua tahun. Sepulang dari Arab Saudi, beliau juga aktif berdakwah dan mengelola pesantren di Kediri.
Pada tahun 1989, beliau mendirikan Ponpes Al Furqon Al Islami di kawasan Srowo, Sidayu, Gresik, dengan modal tanah keluarga dan semangat gotong royong masyarakat sekitar. Dari pesantren sederhana tersebut, Al Furqon berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang dikenal luas dan menjadi tempat belajar ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam perjalanan dakwahnya, Ustadz Aunur Rofiq dikenal sebagai sosok yang sabar menghadapi berbagai ujian. Beliau pernah menghadapi intimidasi, fitnah, hingga ancaman terhadap keselamatan dirinya. Meski demikian, beliau tetap istiqamah berdakwah dan terus mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat serta para santri.
Fokus utama dakwah beliau adalah penguatan aqidah dan tauhid. Sejumlah kitab yang rutin beliau ajarkan di antaranya โFathul Majid Syarh Kitab Tauhidโ, โSyarh Aqidah Thohawiyyahโ, โUshul Sunnah Imam Ahmadโ, โSyarh Sunnah Al-Barbahariโ, hingga tafsir dan hadits.
Selain aktif berdakwah, almarhum juga menulis beberapa karya ilmiah dan buku panduan pendidikan. Salah satu karya yang paling dikenal adalah kitab โMukhtarot Qowaโid Lughoh Al-Arabiyyahโ, yang menjadi bahan ajar bahasa Arab di berbagai pesantren dan majelis taklim. *
ุฅููููุง ูููููฐูู ููุฅููููุข ุฅููููููู ุฑูุงุฌูุนูููู
ุงูููู ุงุบูุฑ ูู ูุงุฑุญู ู ูุนุงูู ูุงุนู ุนูู ูุฃูุฑู ูุฒูู ููุณุน ู ุฏุฎูู ูุงุบุณูู ุจุงูู ุงุก ูุงูุซูุฌ ูุงูุจุฑุฏ ูููู ู ู ุงูุฎุทุงูุง ูู ุง ูููุช ุงูุซูุจ ุงูุฃุจูุถ ู ู ุงูุฏูุณ ูุฃุจุฏูู ุฏุงุฑุงู ุฎูุฑุงู ู ู ุฏุงุฑู ูุฃููุงู ุฎูุฑุงู ู ู ุฃููู ูุฒูุฌุงู ุฎูุฑุงู ู ู ุฒูุฌู ูุฃุฏุฎูู ุงูุฌูุฉ ูุฃุนุฐู ู ู ุนุฐุงุจ ุงููุจุฑ ูู ู ุนุฐุงุจ ุงููุงุฑ
