Rezim Bashar Ashad di Suriah menyimpan banyak tragedi kelamdan penutupan lembaga pendidikan. Salah satunya adalah penutupan sekolah yang kini dibuka kembali setelah 60 tahun ditutup.
Sekolah tersebut berlokasi di bagian utara Provinsi Idlib pada dan dibuka kembali Ahad (20/9/2026). Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Manajemen Darurat dan Bencana, Raed al-Saleh.
โSetelah ditutup selama hampir 60 tahun oleh Partai Baath dan rezim Bashar al-Assad, hari ini kami berpartisipasi dalam pembukaan kembali Sekolah Holy Land di wilayah Jisr al-Shughur,โ ujar Saleh dalam sebuah pernyataan tertulis seperti dilansir Anadolu Agency.
โPemandangan ini adalah bagian dari Suriah yang kami impikan, yaitu Suriah untuk seluruh rakyatnya,โucapnya
Saleh tidak menjelaskan secara terperinci mengenai tanggal pasti penutupan sekolah tersebut maupun latar belakang keputusan rezim sebelumnya. Pihaknya juga belum memberikan informasi mengenai tingkatan kelas atau jumlah siswa yang dapat ditampung.
Bangunan sekolah tersebut rusak parah akibat pemboman selama tahun-tahun revolusi Suriah, yang dimulai dengan aksi protes massa pada 2011 dan berakhir pada Desember 2024 seiring runtuhnya rezim Assad.
Pembukaan sekolah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk merehabilitasi infrastruktur pendidikan di Provinsi Idlib, tempat beberapa sekolah telah dibuka kembali baru-baru ini.
Sementara itu Juni lalu, sebanyak 50 sekolah yang direnovasi melalui dukungan kampanye โLoyalty to Idlibโ telah dibuka kembali dalam sebuah upacara di Kota Kafr Nabl yang dihadiri oleh Saleh dan Gubernur Idlib, Mohammad Abdulrahman.
